Ngeblog memang sebenarnya cukup ngeblog saja, tanpa diribetkan dengan banyak hal seperti mengukur skor Domain Authority (DA), Page Authority (PA), dan Spam Score. Dengan kamu mengukur ini dan itu, itu artinya kamu siap direpotkan sendiri. Untuk orang yang memang orientasi ngeblognya adalah uang, sangat penting mengukur itu semua. Namun, bagi kamu yang ingin sekadar menulis konten saja, lupakan itu semua, atau kepalamu sakit.

Blog ini pun, sebelumnya—tepatnya bulan lalu—memiliki DA 16, PA 25, dan Spam Score 33%. Bulan ini skornya berubah. Sekarang blog ini memiliki skor DA 14, PA 25, dan Spam Score turun drastis, jadi 3% saja. Keren bukan?

Cara Mengecilkan Spam Score Blog

Banyak orang yang bingung cara mengecilkan Spam Score blognya. Wajar sih, karena ini memang di luar kendali kita. MOZ lah yang menentukan Spam Score setiap domain dari banyak blog. Namun, saya sendiri melihat ada pola yang bisa didapatkan dalam fenomena banyaknya domain blog yang saya punya Spam Score-nya turun. Memang tidak semua turun, tapi kebanyakan.

Cara yang paling mudah untuk mengecilkan Spam Score adalah menghapus backlink “jahat” dengan cara disavow link di Google Webmaster Tools. Tapi untuk mendapatkan link-link “jahat” tadi, kamu harus berlangganan tools online seperti ahrefs atau Moz, dan itu tidak murah bung!

Cara yang saya tempuh untuk mengecilkan Spam Score ini cukup mudah dan gampang ditiru. Bagaimana cara saya?

Saya tidak melakukan kegiatan komentar di blog orang lain untuk mendapatkan backlink. Ini bukan karena terencana, tapi karena memang saya tidak sempat melakukan itu. Saya lebih fokus untuk mengisi konten blog saya dan membagikannya melalui media sosial seperti Facebook dan Twitter saja. Ya, itu yang saya lakukan.

Hasilnya? Bisa kamu lihat sendiri Spam Score blog ini turun 30%. Mantap bukan?

Pasti kamu berpikir mengapa itu bisa terjadi? Dengan tidak melakukan apa-apa, malah berefek. Sebenarnya bukan tidak melakukan apa-apa, karena saya masih aktif menulis konten di blog. Tentunya konten yang sebagus dan seunik mungkin. Hindari membeli artikel dari penulis, kecuali kamu tahu dia amanah dan tulisannya unik dan enak dibaca.

Dugaan sementara saya, hal ini terjadi karena banyak backlink “jahat” yang mengarah ke domain ini yang mati. Bisa banyak sebab, bisa jadi karena domain “jahat” tersebut tidak diperpanjang lagi atau memang domain “jahat” itu hilang dari peredaran mesin pencari, jadi dianggap tidak memiliki efek. Dengan berkurangnya backlink dari domain “jahat” yang tidak diperpanjang tadi, akhirnya domain saya jadi lebih sehat dan Spam Score-nya turun 30%.

Itulah sekelumit tulisan saya mengenai tip menurunkan Spam Score blog. Semoga tulisan ini bermanfaat bagimu.

7 thoughts on “Bagaimana Cara Mengecilkan Spam Score?

  1. nah kebetulan ada salah satu domain saya, gak saya pakai cuma buat taruh design html, tp tau2 spam score nya ngelunjak jd 30%, kenapa ya mas kira2?
    salam kenal, mas.

    1. bisa jadi karena mas backlink ke mana-mana
      atau mungkin itu bekas domain expired?
      atau mungkin ada (orang lain) yang nge-backlink-in domainnya mas

  2. Makasih sharing nya. Jadi Spam Score itu terjadi karena inbound link yang tidak berkualitas yang menuju ke blog kita?

    Maaf awam. Tentang DA saja saya masih kurang paham padahal relatif lebih banyak dibahas 🙂

    1. betul mas

      backlink sekarang ga butuh banyak, sedikit asal berkualitas itu lebih bagus

      DA itu nilai keseluruhan mas, sedangkan PA adalah per halaman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Menu