Kini, website menjadi salah satu hal yang tidak bisa ditinggalkan. Banyak para pebisnis yang menggunakan website sebagai salah satu media promosi dan informasi dari sebuah produk atau perusahaan mereka. Sebuah bisnis yang memiliki website akan terlihat lebih professional dan dilirik oleh banyak orang. Banyak calon pembeli yang mencari informasi di sebuah website dan menjadikannya bagian penting dalam sebuah bisnis.

Namun, jika website tersebut telah memiliki traffic yang cukup besar, maka akan membutuhkan data center yang cukup besar pula. Untuk itu, data center menjadi bagian penting dalam sebuah website yang akan membuatnya bekerja lebih baik. Penyedia data center juga makin marak, khususnya data center jakarta. Saat memilih penyedia data center, ada beberapa hal yang sebaiknya perlu dipertimbangkan.

1. Sistem pengelolaan dan lokasi data center

Lokasi dan juga pengelolaan sebuah data center haruslah memenuhi standar yang dibutuhkan oleh data center. Sebagai contoh adalah sebuah bangunan data center haruslah memenuhi syarat sipil, geologi, bangunan, vulkanologi dan lain sebagainya. Selain itu harus pula memenuhi berbagai standar seperti Standard prosedur operasi, perawatan dan lain sebagainya.

2. Memiliki koneksi internet dan eksternal yang baik

Tips berikutnya utamakan untuk memilih data center yang mempunyai koneksi baik. Mencakup koneksi internal dan juga eksternal. biasanya tiap-tiap datacenter memiliki Internet Exchange sendiri. Hal ini agar mendapat kemudahan dalam operasional perusahaan jika anda menggunakan ISP yang berada satu Exchange.

3. Keamanan yang tinggi

Sudah seharusnya server-server di datacenter ditempatkan di lokasi yang aman. Baik dari jangkauan orang asing ataupun bencana. Pasalnya server merupakan aset penting bagi perusahaan. Oleh karena itulah, wajib hukumnya memilih data center terbaik guna meminimalisir risiko kerugian.

4. Harga

Memilih data center yang murah dan sesuai budget. Paling tidak sesuai dengan kebutuhan dan dapat memberi pelayanan berkualitas dan optimal bagi perusahaan. Adapun soal harga ini sebaiknya juga tidak melupakan biaya setup yang perlu dibayar oleh pihak perusahaan.

Sebuah data center pasti memiliki banyak kabel dan ruang penyimpanan yang harus selalu dijaga. Untuk itu, penyedia jasa ini tidak akan membiarkan kabel-kabel di tempat tersebut berserakan dan berantakan. Mereka biasanya menggunakan Cable Support System untuk mengatur semua kabel yang ada. Jadi, kamu juga tidak perlu takut jika ada kerusakan pada kabel atau alat yang ada di sana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Menu